Awas, Gelombang Kedua Corona Bisa Pengaruhi Investor

Minggu, 21 Juni 2020 - 04:15 WIB
"Data Penjualan Ritel yang membaik membuat optimisme pasar, tetapi ketika angka pengguran di bawah harapan pasar membawa sentimen negatif bagi pasar. Perkembangan data ekonomi akan sangat mempengaruhi pergerakan pasar saham," katanya.

Sambung dia mengutarakan, pasar menanti stimulus besar-besaran dari Uni Eropa yang diperkirakan di sepakati bulan Juli. Lalu, obat Dexamethasone mengurangi kematian pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit hingga sepertiga. "Ini sentimen positif bagi pasar," jelasnya.

(Baca Juga: Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19 )

Dia melanjutkan tensi Geopolitik Asia yang memanas menjadi perhatian pelaku pasar. Konflik Korea Utara dan Korea Selatan serta India dan China menjadi perhatian pelaku pasar.

Sedangkan di dalam negeri banyak sentimen positif di antaranya penurunan bunga acuan oleh BI. Pemberian rating overweight oleh Morgan Stanley menjadi sentimen positif juga. "IHSG kami perkirakan berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 4900 sampai 4821 dan resistance di level 4970 sampai 5018," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!