Telkom Dorong Produk UMKM Pesantren Agar Go Digital

Minggu, 21 Juni 2020 - 11:11 WIB
Diketahui, jumlah pesantren di Jawa Barat saat ini jumlahnya cukup banyak. Tidak sedikit pesantren yang berdikari secara mandiri, melalui pengembangan pertanian, produk, dan lainnya. Beberapa produk tersebut masih dijual secara lokal. Padahal secara ekonomi memiliki potensi besar baik di pasar domestik atau global.

Menurut data dari Kementrian Agama RI, di tahun 2020 ini jumlah pesantren tercatat sebanyak 28.194 dengan 5 juta santri mukim. Jika ditotalkan dengan santri yang tidak mondok di ke pondok pesantren dan sebaliknya serta taman-taman pendidikan Al-Qur’an dan madrasah, maka jumlah santri di Indonesia diperkirakan mencapai 18 juta orang dengan kurang lebih 1,5 juta tenaga pengajar.

Lebih lanjut Khamdan menjelaskan, program Pesantren Go Digital tak hanya membantu pengambangan UMKM, tetapi juga website pesantren, edukasi melalui solusi pembelajaran online, kartu santri dan lainnya.

Sementara itu, Direktur Digital Business Telkom Faizal R. Joemadi dalam webinar Pesantren Go Digital beberapa waktu lalu menyampaikan kesiapan infrastruktur Telkom untuk mendukung smart city di Jawa Barat. Terutama sebagai solusi dalam connectivity, content, dan collaboration, khususnya program Pesantren Go Digital.

“Telkom berkomitmen menghadirkan dukungan coverage 100% fiber optik seluruh Jabar serta ketersediaan data center yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemda dan masyarakat. Pesantren Go Digital adalah solusi yang Telkom berikan demi mewujudkan pesantren yang berdaya saing global,” ujar Faizal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!