Porsi Kredit UMKM di Perbankan Masih Stagnan, Sri Mulyani Dukung Kehadiran Pinjol

Kamis, 12 Mei 2022 - 08:47 WIB
"Pandemi yang terjadi telah memukul UMKM cukup dalam. Dampaknya ialah kerentanan UMKM meningkat, terutama yang dikelola oleh perempuan karena hilangnya pendapatan dan terbatasnya akses keuangan," jelas Sri.

Inklusi keuangan sendiri merupakan salah satu fokus Presidensi G20 Indonesia. Menurut Global Findex 2017, 69% orang dewasa di seluruh dunia telah memiliki rekening di lembaga keuangan, meningkat dari 62% pada tahun 2014.

Meskipun demikian, masih ada 30% dari populasi global atau sekitar 1,7 miliar penduduk dunia yang masih kekurangan akses ke produk dan layanan keuangan di mana mayoritas merupakan wanita, pemuda, dan UMKM. Pandemi COVID–19 yang terjadi berdampak pada ekonomi dengan memperlebar kesenjangan, khususnya dari kelompok rentan tersebut.

Bagi UMKM, menurut Menkeu pemanfaatan digitalisasi melalui financial technology (fintech) perlu terus didorong. Fintech atau pinjaman online ( Pinjol ) mendukung UMKM dengan membantu mereka menemukan opsi pembiayaan yang lebih efisien dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus dan menjaga keselamatan.

Baca Juga: Jadi Pilar Ekonomi, Menko Airlangga Luncurkan Buku Pembiayaan UMKM
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!