Jelang Musim Dingin, Harga Gas Eropa Diperkirakan Bisa Naik 3 Kali Lipat
Senin, 16 Mei 2022 - 18:30 WIB
Dengan menghindari gas Rusia, Eropa telah mengacaukan seluruh pasar global gas alam cair. Rystad menyebutkan, keputusan untuk secara drastis mengurangi ketergantungan pada gas dan LNG Rusia dari level saat ini antara 30-40% akan mengubah pasar LNG global.
Laporan tersebut menyoroti bahwa permintaan LNG global diperkirakan akan mencapai 436 juta ton pada tahun 2022, melampaui pasokan yang tersedia hanya 410 juta ton.
"Ketidakseimbangan pasokan dan harga tinggi akan menjadi lingkungan paling bullish untuk proyek-proyek LNG dalam lebih dari satu dekade, meskipun pasokan dari proyek-proyek ini hanya akan tiba dan memberikan bantuan setelah 2024," paparnya.
Menurut penelitian, jika aliran gas Rusia dihentikan besok, gas yang saat ini disimpan (sekitar 35% penuh) kemungkinan akan "habis sebelum akhir tahun, membuat Eropa terkena musim dingin yang brutal."
Baca Juga: Tanpa Gas Rusia, Jerman Tidak Bisa Panaskan Rumah Musim Dingin Nanti
Laporan tersebut menyoroti bahwa permintaan LNG global diperkirakan akan mencapai 436 juta ton pada tahun 2022, melampaui pasokan yang tersedia hanya 410 juta ton.
"Ketidakseimbangan pasokan dan harga tinggi akan menjadi lingkungan paling bullish untuk proyek-proyek LNG dalam lebih dari satu dekade, meskipun pasokan dari proyek-proyek ini hanya akan tiba dan memberikan bantuan setelah 2024," paparnya.
Menurut penelitian, jika aliran gas Rusia dihentikan besok, gas yang saat ini disimpan (sekitar 35% penuh) kemungkinan akan "habis sebelum akhir tahun, membuat Eropa terkena musim dingin yang brutal."
Baca Juga: Tanpa Gas Rusia, Jerman Tidak Bisa Panaskan Rumah Musim Dingin Nanti
Lihat Juga :