Pendapatan Bruto GoTo Melonjak 53%, Bagaimana dengan Kerugiannya?

Selasa, 31 Mei 2022 - 21:35 WIB
GTV adalah metrik operasional yang mencakup jumlah nilai transaksi dari on-demand services; jumlah nilai produk dan jasa yang tercatat di platform marketplace e-commerce, dan nilai pembayaran yang diproses via platform fintech, tapi tidak termasuk nilai transaksi antar entitas di perusahaan yang dieliminasi saat konsolidasi.

Terkait kerugian, dalam laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit, GoTo mencatat rugi periode berjalan pada kuartal I-2022 sebesar Rp6,61 triliun. Angka itu meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,95 triliun.

Namun, menurut Andre Soelistyo, kenaikan rugi GoTo karena data pembanding laporan keuangan kuartal I-2021 disajikan tanpa Tokopedia. Gojek baru resmi bergabung dengan Tokopedia pada Mei 2021, membandingkan kinerja GoTo kuartal I-2022 dengan kuartal I-2021 kurang tepat.

Baca juga: Warga Pria Boleh Tinggalkan Ukraina Asal Bayar Rp73 Juta

"Hal ini kurang tepat karena laporan keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia dan anak perusahaan periode kuartal I-2021 disajikan tanpa Tokopedia dikarenakan penggabungan dari Gojek dan Tokopdia baru selesai dilakukan bulan Mei 2021," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!