Trump Pastikan Kesepakatan Perdagangan dengan China Masih Utuh
Selasa, 23 Juni 2020 - 12:00 WIB
Dia mengatakan, "titik balik" terjadi ketika Amerika Serikat mengetahui tentang penyebaran virus corona hanya setelah delegasi China meninggalkan Washington setelah penandatanganan perjanjian Fase 1 pada 15 Januari lalu.
"Pada saat mereka telah mengirim ratusan ribu orang ke negara ini untuk menyebarkan virus itu, dan hanya beberapa menit setelah roda pesawat lepas landas, kami mulai mendengar tentang pandemi ini," kata Navarro.
Namun, Navarro kemudian meluruskan pernyataan tersebut. Dia mengatakan pada hari Senin bahwa kesepakatan perdagangan dengan China terus berlanjut. Navarro mengatakan bahwa komentarnya telah diambil 'di luar konteks'.
Untuk diketahui, melalui perjanjian Fase 1 tersebut, China berkomitmen mendongkrak impor dari AS senilai USD200 miliar dalam dua tahun.
"Pada saat mereka telah mengirim ratusan ribu orang ke negara ini untuk menyebarkan virus itu, dan hanya beberapa menit setelah roda pesawat lepas landas, kami mulai mendengar tentang pandemi ini," kata Navarro.
Namun, Navarro kemudian meluruskan pernyataan tersebut. Dia mengatakan pada hari Senin bahwa kesepakatan perdagangan dengan China terus berlanjut. Navarro mengatakan bahwa komentarnya telah diambil 'di luar konteks'.
Untuk diketahui, melalui perjanjian Fase 1 tersebut, China berkomitmen mendongkrak impor dari AS senilai USD200 miliar dalam dua tahun.
(fai)
Lihat Juga :