Saatnya Pengadaan Barang dan Jasa Tak Melulu Memikirkan Cuan
Jum'at, 03 Juni 2022 - 14:11 WIB
Berdasarkan United Nations Environment Programme (UNEP), pengadaan berkelanjutan adalah sebuah proses ketika organisasi publik memenuhi kebutuhan akan barang, jasa, konstruksi dan utilitas untuk mencapai value for money (VFM) dalam keseluruhan siklus penggunaan yang menguntungkan, tidak hanya bagi organisasi tersebut, tetapi juga untuk masyarakat dan ekonomi.
Sutardi, Ketua Umum AKEN (Asosiasi Katalog Elektronik Nasional) selaku pelaksana ISPE 2022, mengatakan bahwa pengadaan berkelanjutan adalah praktik pengadaan yang menimbulkan dampak positif untuk lingkungan sosial dan ekonomi dan memiliki standar ISO 20400:2017. Di sektor pemerintah program ini dikenal dengan sustainable public procurement (SPP).
“Tujuan pengadaan berkelanjutan untuk memaksimalkan value for money dengan memasukkan tiga kriteria, yaitu ekonomi, aspek sosial, dan lingkungan hidup dalam proses pengadaan barang/jasa,” kata Sutardi, dikutip, Jumat (3/6/2022).
Menurut Sutardi, jika dilihat dari berbagai aspek dalam pengadaan berkelanjutan, banyak upaya yang harus dilakukan para pihak dalam merealisasikannya dengan risiko dan biaya yang tidak kecil. Namun demikian inisiatif pengadaan jenis ini mendorong terpenuhinya harapan pengguna barang/jasa, mendorong terciptanya keunggulan kompetitif melalui fungsi pengadaan barang/jasa serta mendorong adanya inovasi menuju pengadaan berkelanjutan.
Sutardi, Ketua Umum AKEN (Asosiasi Katalog Elektronik Nasional) selaku pelaksana ISPE 2022, mengatakan bahwa pengadaan berkelanjutan adalah praktik pengadaan yang menimbulkan dampak positif untuk lingkungan sosial dan ekonomi dan memiliki standar ISO 20400:2017. Di sektor pemerintah program ini dikenal dengan sustainable public procurement (SPP).
“Tujuan pengadaan berkelanjutan untuk memaksimalkan value for money dengan memasukkan tiga kriteria, yaitu ekonomi, aspek sosial, dan lingkungan hidup dalam proses pengadaan barang/jasa,” kata Sutardi, dikutip, Jumat (3/6/2022).
Menurut Sutardi, jika dilihat dari berbagai aspek dalam pengadaan berkelanjutan, banyak upaya yang harus dilakukan para pihak dalam merealisasikannya dengan risiko dan biaya yang tidak kecil. Namun demikian inisiatif pengadaan jenis ini mendorong terpenuhinya harapan pengguna barang/jasa, mendorong terciptanya keunggulan kompetitif melalui fungsi pengadaan barang/jasa serta mendorong adanya inovasi menuju pengadaan berkelanjutan.
Lihat Juga :