Sebut Kenaikan Tiket Masuk Borobudur Tak Masuk Akal, Pengamat: Rp750.000 Dapat Layanan Apa?

Senin, 06 Juni 2022 - 12:48 WIB
Jika alasan kenaikan tarif untuk konservasi, lanjut Azril, itu tak dibenarkan karena selama ini sudah ada alokasi biaya konservasi dan ditangani pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Dananya itu sudah cukup besar. Ada BUMN Taman Wisata Candi (TWC) yang mengurusi taman wisata candi Borobudur maupun Prambanan, lalu juga Badan Otorita Pariwisata. Jadi, sebenarnya itu sudah diurusi,” tukasnya.

Azril pun kembali mempertanyakan apakah kenaikan tarif tersebut akan diimbangi dengan peningkatan layanan. “Sekarang apa yang didapat kalau misal bayar Rp750.000? Sebanding apa tidak? Jadi, ini juga masih belum masuk akal. Kalau dengan harga yang lama cukup, kenapa harus dinaikkan? Kalau pembatasan kan bisa dibatasi lewat online, bukan masalah uangnya, kalo sebanding ya oke,” tutup Azril.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!