Ramal Bakal Ada Pandemi Lebih Dahsyat, Menperin Perkuat Industri Kesehatan

Selasa, 23 Juni 2020 - 17:54 WIB
(Baca Juga: Industri Alkes Diharapkan Masuk Program Pengurangan impor 35% )

Oleh karena itu, kata dia pihaknya akan menggenjot industri farmasi agar tanggap dalam mengantispasi kemungkinan yang buruk terjadi. Saat ini saja industri kecil menangan (IKM ) sudah memproduksi alat pelindung diri (apd) serta pembuatan obat agar mengurangi subtitusi impor.

"Kalau kita lihat saat ini industri farmasi kita sudah cepat dan tanggap. Maka dari itu ada penyiapan program industri farmasi yang kita canangkan dan masukkan di 2021," jelasnya

Dia melanjutkan pihaknya juga terus berfokus pada pelaksanaan program penyiapan SDM industri. Anggaran yang dibutuhkan untuk program tersebut sebesar Rp1,01 triliun. Kemenperin juga mendorong digitalisasi pada sektor alat kesehatan dan farmasi agar mampu berproduksi lebih efisien.

"Termasuk di dalamnya adalah kegiatan reskilling dan up skilling bagi pekerja yang terkena PHK akibat dampak pandemi Covid-19 serta penyiapan lembaga pendidikan dalam wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI) atau kawasan industri yang terbangun," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!