Tarif Listrik Naik, Erick Thohir: Bukan Eranya Lagi Menyubsidi Orang Kaya
Rabu, 08 Juni 2022 - 14:07 WIB
Erick menyebut kemungkinan pemerintah tak lagi memberikan subsidi kepada pelanggan dengan golongan 3.000 VA dan di atasnya. Menurutnya, keputusan soal tarif listrik memerlukan sinkronisasi dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.
"Isu mengenai harga listrik untuk yang mampu tidak disubsidi, itu pun kita harus sinkronisasi sampai ada keputusan yang dirapatkan di kemudian hari. Dinamika seperti ini kadang-kadang ya kami pun harus menjaga keseimbangan itu, tapi tanpa menyalahkan siapa-siapa, yang namanya dinamika, biasa," tutur dia.
Menurutnya, kenaikan harga listrik golongan tertentu ini sama halnya dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Namun begitu, pemerintah tetap menjaga agar harga energi ini tetap stabil, di luar harga pasar atau keekonomian secara global.
Baca juga: Honorer Akan Dihapus, Wagub DKI: Daerah Butuh Tenaga Mereka
Demikian pula dengan BBM jenis Pertalite yang belum dinaikan. Padahal, harga minyak mentah dunia diprediksi mencapai USD140 per barel. "Harga BBM bensin udah sampe berapa? Di kita masih kita jaga," katanya.
"Isu mengenai harga listrik untuk yang mampu tidak disubsidi, itu pun kita harus sinkronisasi sampai ada keputusan yang dirapatkan di kemudian hari. Dinamika seperti ini kadang-kadang ya kami pun harus menjaga keseimbangan itu, tapi tanpa menyalahkan siapa-siapa, yang namanya dinamika, biasa," tutur dia.
Menurutnya, kenaikan harga listrik golongan tertentu ini sama halnya dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Namun begitu, pemerintah tetap menjaga agar harga energi ini tetap stabil, di luar harga pasar atau keekonomian secara global.
Baca juga: Honorer Akan Dihapus, Wagub DKI: Daerah Butuh Tenaga Mereka
Demikian pula dengan BBM jenis Pertalite yang belum dinaikan. Padahal, harga minyak mentah dunia diprediksi mencapai USD140 per barel. "Harga BBM bensin udah sampe berapa? Di kita masih kita jaga," katanya.
(uka)
Lihat Juga :