Karantina Pertanian Manado Dorong Produk Olahan Kelapa Sulut

Selasa, 23 Juni 2020 - 21:34 WIB
"Informasi dari aplikasi IMACE ini berisikan data real time, sehingga kita bisa fokus pada pengembangan komoditas tersebur," jelasnya. Baca: SIMURP Ajarkan Petani dan Penyuluh Cara Mengukur Emisi Gas Rumah Kaca

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil mengapresiasi kegiatan ini. "Ini langkah sinergisitas yang harus terus ditingkatkan. Sulut berdasarkan catatan kami memiliki potensi produk kelapa yang besar dan telah diekspor dalam produk olahan, harapannya selain bernilai tambah bagi UMKM pengolahnya juga bisa dibagi nilai tambah ini untuk petani kita agar tetap bersemangat," tutur Jamil.

Lebih lanjut, Donni menambahkan bahwa fasilitas layanan karantina di wilayah kerjanya juga ditujukan untuk semua pelaku usaha termasuk usaha kecil menengah mikro. Para pelaku usaha juga dimudahkan dengan sistem pembayaran PNBP melalui non tunai.

"Selain mempermudah juga menjamin tidak ada biaya lain diluar kuitansi sekaligus menghindari pungli. Dengan demikian produk pertanian Sulut makin memiliki daya saing tinggi," sambungnya.

Turut hadir dan menjadi narasumber drh. Donni Muksydayan Kepala Karantina Pertanian Manado, Agny Gallus Sales Manager Garuda Indonesia, Hatta Kepala BKIPM Manado dan Mac Fee General Manager Garuda Indonesia.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!