Harga Cabai dan Bawang Makin Mahal, Pedagang Sambal di Malang Menjerit
Sabtu, 11 Juni 2022 - 15:00 WIB
"Sempat turun di harga Rp55.000 per kilogram tetap susah. Apalagi kalau rawit mahal, biasanya cabai besar merah agak turun, cabai ijo juga turun. Yang paling tinggi rawit, rawit itu (naiknya) 90%, tapi sekarang semuanya naik," ungkapnya.
Baca Juga: Wow! Cabai Setan di Pasar Cigasong Majalengka Sentuh Rp120 Ribu
Imbas dari pengurangan belanja cabai, produksi sambal dengan merek Mama Ni di rumah miliknya, yang berada di Perumahan Plaosan Permai Estate, Kelurahan Pandawangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pun turun. Jika sebelumnya Heni mampu memproduksi 1.000 botol sambal dengan 23 varian rasanya, kini dikurangi.
"Kalau produksi kita tetap produksi setiap hari, cuma tidak nyetok banyak - banyak bisa sampai 1.000 sewaktu-waktu ada permintaan bisa langsung kirim, sekarang hanya memenuhi permintaan atau order," jelasnya.
Baca Juga: Wow! Cabai Setan di Pasar Cigasong Majalengka Sentuh Rp120 Ribu
Imbas dari pengurangan belanja cabai, produksi sambal dengan merek Mama Ni di rumah miliknya, yang berada di Perumahan Plaosan Permai Estate, Kelurahan Pandawangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pun turun. Jika sebelumnya Heni mampu memproduksi 1.000 botol sambal dengan 23 varian rasanya, kini dikurangi.
"Kalau produksi kita tetap produksi setiap hari, cuma tidak nyetok banyak - banyak bisa sampai 1.000 sewaktu-waktu ada permintaan bisa langsung kirim, sekarang hanya memenuhi permintaan atau order," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :