Pasokan Gas Rusia Berkurang, Eropa Kemungkinan Harus Beralih Lagi ke Batu Bara
Selasa, 21 Juni 2022 - 16:25 WIB
Sementara Italia bergerak lebih dekat untuk menyatakan keadaan siaga energi setelah perusahaan migasnya, Eni mengatakan telah diberitahu oleh Gazprom Rusia bahwa mereka hanya akan menerima sebagian dari permintaan gasnya.
Jerman, yang juga mengalami penurunan pasokan gas dari Rusia telah mengumumkan rencana terbarunya untuk meningkatkan tingkat penyimpanan gas dan menyatakan dapat memulai kembali beroperasinya PLTU yang sebelumnya ingin dihentikan secara bertahap.
"Itu menyakitkan, tetapi itu adalah kebutuhan dalam situasi ini untuk mengurangi konsumsi gas," kata Menteri Ekonomi Robert Habeck, seperti dilansir Reuters, Selasa (21/6/2022).
Habeck merupakan anggota partai Hijau yang telah mendorong Jerman keluar lebih cepat dari penggunaan batu bara, yang menghasilkan lebih banyak gas rumah kaca. Namun, keadaan saat ini memaksa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu untuk kembali ke batu bara sebagai sumber energinya.
Baca Juga: Daftar Senjata Canggih Rusia vs Senjata Ukraina Sokongan NATO
Jerman, yang juga mengalami penurunan pasokan gas dari Rusia telah mengumumkan rencana terbarunya untuk meningkatkan tingkat penyimpanan gas dan menyatakan dapat memulai kembali beroperasinya PLTU yang sebelumnya ingin dihentikan secara bertahap.
"Itu menyakitkan, tetapi itu adalah kebutuhan dalam situasi ini untuk mengurangi konsumsi gas," kata Menteri Ekonomi Robert Habeck, seperti dilansir Reuters, Selasa (21/6/2022).
Habeck merupakan anggota partai Hijau yang telah mendorong Jerman keluar lebih cepat dari penggunaan batu bara, yang menghasilkan lebih banyak gas rumah kaca. Namun, keadaan saat ini memaksa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu untuk kembali ke batu bara sebagai sumber energinya.
Baca Juga: Daftar Senjata Canggih Rusia vs Senjata Ukraina Sokongan NATO
Lihat Juga :