Kejahatan Soceng Marak, Segini Kerugian Bank dan Nasabah
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:12 WIB
"Kerugian langsung merupakan kerugian yang dapat dihitung dan berdampak langsung pada bank, contohnya kehilangan aset dan pembayaran ganti rugi kepada pihak lain (nasabah),” ungkapnya.
Sedangkan kerugian tidak langsung adalah kerugian yang sulit dihitung secara kuantitatif, namun dapat mengurangi efektivitas dari efisiensi bisnis bank.
“Contoh dari kerugian tidak langsung adalah inefisiensi proses kerja, kehilangan kesempatan untuk memperoleh klaim/ keuntungan, dan kehilangan atau berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap bank," tuturnya.
Sementara itu, nasabah tentunya turut merasakan kerugian yakni kerugian finansial berupa hilangnya dana di rekening serta terganggunya pelayanan transaksi pada saat proses investigasi dilakukan.
Baca juga: Waspada Kejahatan Rekayasa Sosial, Kenali 4 Modus Soceng
Sedangkan kerugian tidak langsung adalah kerugian yang sulit dihitung secara kuantitatif, namun dapat mengurangi efektivitas dari efisiensi bisnis bank.
“Contoh dari kerugian tidak langsung adalah inefisiensi proses kerja, kehilangan kesempatan untuk memperoleh klaim/ keuntungan, dan kehilangan atau berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap bank," tuturnya.
Sementara itu, nasabah tentunya turut merasakan kerugian yakni kerugian finansial berupa hilangnya dana di rekening serta terganggunya pelayanan transaksi pada saat proses investigasi dilakukan.
Baca juga: Waspada Kejahatan Rekayasa Sosial, Kenali 4 Modus Soceng
Lihat Juga :