KTT G7, Jokowi Ungkap RI Butuh Rp442 Triliun untuk 8 Tahun Transisi Energi
Senin, 27 Juni 2022 - 22:05 WIB
“Indonesia membutuhkan setidaknya 25-30 miliar USD (setara Rp442 triliun/Kurs Rp14.749/USD) untuk transisi energi 8 tahun ke depan. Transisi ini bisa kita optimalkan sebagai motor pertumbuhan ekonomi, membuka peluang bisnis, dan membuka lapangan kerja baru,” ungkap Presiden Jokowi.
Baca Juga: G7 Bahas Nuklir Iran untuk Redam Harga Minyak
Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan, bahwa di Indonesia dan juga di negara-negara berkembang lainnya, risiko perubahan iklim sangat nyata apalagi Indonesia adalah negara kepulauan dengan 17.000 pulau. Risikonya bukan hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga membuat petani dan nelayan dalam kesulitan.
“Dukungan semua negara G7 di Presidensi Indonesia di G20 sangat kami harapkan. Sampai bertemu di Bali. Terima kasih,” ujar Presiden mengakhiri sambutannya.
Turut mendampingi Presiden dalam sesi ini yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Baca Juga: G7 Bahas Nuklir Iran untuk Redam Harga Minyak
Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan, bahwa di Indonesia dan juga di negara-negara berkembang lainnya, risiko perubahan iklim sangat nyata apalagi Indonesia adalah negara kepulauan dengan 17.000 pulau. Risikonya bukan hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga membuat petani dan nelayan dalam kesulitan.
“Dukungan semua negara G7 di Presidensi Indonesia di G20 sangat kami harapkan. Sampai bertemu di Bali. Terima kasih,” ujar Presiden mengakhiri sambutannya.
Turut mendampingi Presiden dalam sesi ini yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
(akr)
Lihat Juga :