Wilmar Distribusikan Bantuan 148 Hewan Kurban
Minggu, 03 Juli 2022 - 15:26 WIB
Wilmar mendistribusikan bantuan 148 hewan kurban, berupa 43 ekor sapi dan 105 ekor kambing.
JAKARTA - Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha tahun ini, Wilmar mendistribusikan bantuan 148 hewan kurban, berupa 43 ekor sapi dan 105 ekor kambing. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Wilayah pendistribusiannya meliputi Pelintung (Riau), Padang, Palembang, Bengkulu, Kuala Tanjung (Sumatera Utara), Pontianak, Pulo Gadung, Cikarang, Serang, Kumai dan Bagendang (Kalimantan Tengah). Selain itu juga di Ngawi, Gresik, Balikpapan, Bangko (Jambi), Batam, Maleo, Luwuk (Sulawesi Tengah), Bitung, Banjarmasin, serta Mojokerto.
(Baca juga:Wilmar Pasok Tandan Kosong untuk Budidaya Jamur)
Menurut Human Capital Head Wilmar Erlina Panitri, pendistribusian bantuan hewan kurban merupakan program tahunan, sebagai bentuk partisipasi perusahaan kepada masyarakat. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, bantuan hewan kurban tahun ini tidak diselenggarakan oleh perusahaan, melainkan disalurkan melalui pemerintah desa, masjid/musala, lembaga swadaya masyarakat (LSM), panti asuhan, tokoh dan komunitas masyarakat. “Kami bermaksud lebih banyak melibatkan masyarakat,” ujar Erlina melalui keterangan tertulisnya, Minggu (3/7/2022).
Wilayah pendistribusiannya meliputi Pelintung (Riau), Padang, Palembang, Bengkulu, Kuala Tanjung (Sumatera Utara), Pontianak, Pulo Gadung, Cikarang, Serang, Kumai dan Bagendang (Kalimantan Tengah). Selain itu juga di Ngawi, Gresik, Balikpapan, Bangko (Jambi), Batam, Maleo, Luwuk (Sulawesi Tengah), Bitung, Banjarmasin, serta Mojokerto.
(Baca juga:Wilmar Pasok Tandan Kosong untuk Budidaya Jamur)
Menurut Human Capital Head Wilmar Erlina Panitri, pendistribusian bantuan hewan kurban merupakan program tahunan, sebagai bentuk partisipasi perusahaan kepada masyarakat. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, bantuan hewan kurban tahun ini tidak diselenggarakan oleh perusahaan, melainkan disalurkan melalui pemerintah desa, masjid/musala, lembaga swadaya masyarakat (LSM), panti asuhan, tokoh dan komunitas masyarakat. “Kami bermaksud lebih banyak melibatkan masyarakat,” ujar Erlina melalui keterangan tertulisnya, Minggu (3/7/2022).
Lihat Juga :