Manufaktur RI Masih Ekspansif, Kemenperin Perluas Pasar Industri Nasional
Senin, 04 Juli 2022 - 11:11 WIB
Menurut dia, hingga saat ini kondisi harga bahan baku masih dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia serta kelangkaan energi.
Keadaan tersebut mungkin masih akan berlanjut dengan adanya sejumlah negara yang mulai melakukan pembatasan ekspor komoditas. Hal ini perlu dicermati untuk dapat menentukan kebijakan terkait situasi tersebut.
Oleh karena itu, Kemenperin terus berupaya menjaga daya saing industri nasional serta mendorong terbentuknya permintaan masyarakat.
Adapun salah satu langkah yang diambil misalnya memasilitasi pertemuan antara pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) komponen otomotif dengan prinsipal otomotif asal Jepang dalam kunjungan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita ke Negeri Sakura itu pada awal minggu ini.
"Kegiatan itu bertujuan menjajaki peluang bagi para pelaku IKM menjadi bagian supply chain komponen mobil-mobil Jepang, termasuk di negara-negara lain yang juga menjadi tujuan investasi perusahaan otomotif tersebut," imbuhnya.
Baca juga: Banyak Negara Incar RI untuk Investasi, Kadin: Potensinya Rp1.800 Triliun
Keadaan tersebut mungkin masih akan berlanjut dengan adanya sejumlah negara yang mulai melakukan pembatasan ekspor komoditas. Hal ini perlu dicermati untuk dapat menentukan kebijakan terkait situasi tersebut.
Oleh karena itu, Kemenperin terus berupaya menjaga daya saing industri nasional serta mendorong terbentuknya permintaan masyarakat.
Adapun salah satu langkah yang diambil misalnya memasilitasi pertemuan antara pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) komponen otomotif dengan prinsipal otomotif asal Jepang dalam kunjungan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita ke Negeri Sakura itu pada awal minggu ini.
"Kegiatan itu bertujuan menjajaki peluang bagi para pelaku IKM menjadi bagian supply chain komponen mobil-mobil Jepang, termasuk di negara-negara lain yang juga menjadi tujuan investasi perusahaan otomotif tersebut," imbuhnya.
Baca juga: Banyak Negara Incar RI untuk Investasi, Kadin: Potensinya Rp1.800 Triliun
Lihat Juga :