Komitmen Menciptakan Perusahaan yang Ramah Keluarga
Selasa, 05 Juli 2022 - 21:55 WIB
Pemberian cuti melahirkan merupakan salah satu upaya menciptakan perusahaan yang ramah keluarga. Foto/Ist
JAKARTA - Periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) merupakan fase yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak dan dapat menjadi penentu perkembangan kecerdasan secara jangka panjang. Untuk itu, keterlibatan dan peran orang tua dalam pola pengasuhan menjadi hal yang krusial.
Baca juga: ILO dan IJTI Luncurkan Buku Panduan K3 bagi Jurnalis dan Pekerja TV
International Labour Organization ( ILO ) memperkirakan bahwa lebih dari 800 juta perempuan kekurangan jaminan ekonomi seputar persalinan dengan efek buruk pada kesehatan, gizi dan kesejahteraan ibu dan anak-anak mereka. Hal ini menunjukan tantangan yang dihadapi bagi para orang tua yang bekerja yang memiliki anak khususnya dalam fase emas yakni periode 1.000 HPK.
Penelitian menyatakan bahwa hubungan positif ditunjukkan antara lama cuti hamil dengan kesehatan mental ibu selama periode menyusui. Cuti hamil yang diperpanjang juga dikaitkan dengan tingkat kematian perinatal, neonatal dan post-neonatal yang lebih rendah serta kematian anak yang lebih rendah. Di sisi lain, pemberian cuti bagi ayah memberi dampak khususnya pada keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan menciptakan hubungan baik antar ayah dan anak di masa depan.
Baca juga: ILO dan IJTI Luncurkan Buku Panduan K3 bagi Jurnalis dan Pekerja TV
International Labour Organization ( ILO ) memperkirakan bahwa lebih dari 800 juta perempuan kekurangan jaminan ekonomi seputar persalinan dengan efek buruk pada kesehatan, gizi dan kesejahteraan ibu dan anak-anak mereka. Hal ini menunjukan tantangan yang dihadapi bagi para orang tua yang bekerja yang memiliki anak khususnya dalam fase emas yakni periode 1.000 HPK.
Penelitian menyatakan bahwa hubungan positif ditunjukkan antara lama cuti hamil dengan kesehatan mental ibu selama periode menyusui. Cuti hamil yang diperpanjang juga dikaitkan dengan tingkat kematian perinatal, neonatal dan post-neonatal yang lebih rendah serta kematian anak yang lebih rendah. Di sisi lain, pemberian cuti bagi ayah memberi dampak khususnya pada keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan menciptakan hubungan baik antar ayah dan anak di masa depan.
Lihat Juga :