Minyakita Kurang Diminati Pengusaha, GIMNI: Sudah 7 Kali Mendag Diganti Gagal
Kamis, 07 Juli 2022 - 11:07 WIB
Kemudian, terang Sahat, kemasan plastik Minyakita yang sudah ia lihat juga kurang begitu menarik dan plastiknya mudah pecah. “Ada 2 altenatif packing yang pillow-pack ini bisa banyak bocor atau pecah bila ditumpuk banyak di dalam kardus. Terus secara marketing coba kalian lihat, bagaimana? Bagus tidak itu? Saya sedih lihatnya," tuturnya.
Agar pengusaha lebih tertarik, menurut Sahat, pemerintah harus turun tangan. Seperti salah satunya memberikan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) selama satu sampai dua tahun pada minyak goreng curah.
"Dengan demikian harga minyak goreng kemasan bisa lebih rendah dari harga minyak goreng curah yang sebesar Rp 14.000 per liter, sehingga akan menarik orang untuk investasi," paparnya.
Baca Juga: Luncurkan Minyakita, Mendag Pastikan Minyak Goreng Curah Tetap Tersedia
Lebih lanjut Sahat menerangkan, pemerintah tidak punya kekuatan pada sektor produksi. Yang punya hal itu adalah swasta, namun pemerintah punya kekuatan di regulasi.
Agar pengusaha lebih tertarik, menurut Sahat, pemerintah harus turun tangan. Seperti salah satunya memberikan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) selama satu sampai dua tahun pada minyak goreng curah.
"Dengan demikian harga minyak goreng kemasan bisa lebih rendah dari harga minyak goreng curah yang sebesar Rp 14.000 per liter, sehingga akan menarik orang untuk investasi," paparnya.
Baca Juga: Luncurkan Minyakita, Mendag Pastikan Minyak Goreng Curah Tetap Tersedia
Lebih lanjut Sahat menerangkan, pemerintah tidak punya kekuatan pada sektor produksi. Yang punya hal itu adalah swasta, namun pemerintah punya kekuatan di regulasi.
Lihat Juga :