Profil Shinzo Abe, Perdana Menteri Terlama Jepang yang Tewas Ditembak
Jum'at, 08 Juli 2022 - 17:44 WIB
Profil Perdana Menteri Terlama Jepang, Shinzo Abe. FOTO/REUTERS
JAKARTA - Shinzo Abe yang merupakan mantan perdana menteri terlama di Jepang ditembak pada pukul 11.30 waktu setempat saat berpidato di kota Nara, dekat Stasiun Yamato-Saidaiji Jumat (8/7/2022). Shinzo Abe berasal dari keluarga politik kaya. Ayahnya adalah seorang menteri luar negeri, dan paman buyutnya juga pernah menjabat sebagai perdana menteri. Sementara itu kakeknya adalah mendiang Perdana Menteri Nobusuke Kishi.
Sejak pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen pada 1993 setelah kematian ayahnya, Abe menjadi dikenal secara nasional dengan mengambil sikap keras terhadap Korea Utara, dalam perseteruan atas warga Jepang yang diculik oleh Pyongyang beberapa dekade lalu.
Baca Juga: Lihat Juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak di Dada
Shinzo Abe yang awalnya adalah Anggota parlemen pertama kali menjadi perdana menteri pada tahun 2006 dan berlangsung hanya setahun sebelum kembali ditugaskan pada penugasan kedua pada tahun 2012. Pada tahun 2006, Abe adalah perdana menteri termuda Jepang sejak Perang Dunia Kedua. Namun pada masa jabatannya sangat banyak gangguan skandal politik serta kemarahan pemilih karena kehilangan catatan pensiun. Dia kemudian memutuskan untuk berhenti dengan alasan kesehatan.
Sejak pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen pada 1993 setelah kematian ayahnya, Abe menjadi dikenal secara nasional dengan mengambil sikap keras terhadap Korea Utara, dalam perseteruan atas warga Jepang yang diculik oleh Pyongyang beberapa dekade lalu.
Baca Juga: Lihat Juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak di Dada
Shinzo Abe yang awalnya adalah Anggota parlemen pertama kali menjadi perdana menteri pada tahun 2006 dan berlangsung hanya setahun sebelum kembali ditugaskan pada penugasan kedua pada tahun 2012. Pada tahun 2006, Abe adalah perdana menteri termuda Jepang sejak Perang Dunia Kedua. Namun pada masa jabatannya sangat banyak gangguan skandal politik serta kemarahan pemilih karena kehilangan catatan pensiun. Dia kemudian memutuskan untuk berhenti dengan alasan kesehatan.
Lihat Juga :