Mengenang Abenomics: Misi Shinzo Abe Menghidupkan Kembali Ekonomi Jepang

Selasa, 12 Juli 2022 - 09:38 WIB
loading...
Mengenang Abenomics:...
Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe yang tewas ditembak pada Jumat kemarin, dikenal lewat misinya yang ingin mengubah ekonomi Negeri Matahari Terbit dengan kebijakan yang dikenal dengan sebutan Abenomic. Foto/Dok
A A A
OSAKA - Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe yang tewas ditembak pada Jumat kemarin, dikenal lewat misinya yang ingin mengubah ekonomi Negeri Matahari Terbit -julukan Jepang -. Kebijakan paling terkenal pada masa jabatannya adalah "Abenomics", program ekonomi yang menyandang namanya.

Meskipun rakitan langkah-langkah stimulus dan reformasi besar memang menghidupkan kembali ekonomi terbesar ketiga di dunia itu, namun upaya Shinzo Abe gagal memenuhi harapan.

Baca Juga: Tembak Mati Shinzo Abe, Ini Motif Tersangka

Abe mulai menjabat pada tahun 2012 pada saat Jepang berada dalam resesi dan Abenomics dipandang membantu kembali ke pertumbuhan selama masa jabatan pertamanya. Namun, upayanya untuk menghidupkan kembali ekonomi Jepang menghadapi tantangan besar ketika negara itu mengalami resesi pada tahun 2020.

Terjadi perlambatan lainnya, hingga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pendekatan ekonomi yang dilakukan Abe.

Apa Itu Abenomics?

Program ekonomi gagasan Abe ini adalah serangkaian kebijakan yang ia perkenalkan dari tahun 2012. Rencananya adalah untuk memulai ekonomi Jepang dari stagnasi dua dekade degan menggunakan apa yang disebutnya sebagai tiga "panah" Abenomics:

1. Kebijakan moneter: Kebijakan moneter Jepang dalam bentuk suku bunga negatif untuk jangka pendek diberlakukan agar membuatnya lebih murah bagi konsumen dan perusahaan untuk meminjam uang dan membelanjakan.

2. Stimulus fiskal: Memompa uang ke dalam perekonomian, yang berarti pemerintah menghabiskan lebih banyak uang untuk hal-hal seperti infrastruktur, atau memberikan insentif keuangan kepada perusahaan seperti keringanan pajak.

3. Reformasi struktural: Reformasi perusahaan, menambahkan lebih banyak perempuan ke dalam angkatan kerja, liberalisasi tenaga kerja, dan memungkinkan lebih banyak migran masuk ke dunia kerja untuk membantu meringankan tekanan tenaga kerja dan menambah pertumbuhan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalin Kerja Sama Strategis,...
Jalin Kerja Sama Strategis, Pegadaian dan SMBC Corporation Tandatangani Nota Kesepahaman
Investasi Jepang Rp370...
Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
Bahlil Sebut Kunjungan...
Bahlil Sebut Kunjungan Prabowo ke Jepang Percepat Transisi Energi dan Pengembangan Blok Masela
Prabowo Persilakan Pengusaha...
Prabowo Persilakan Pengusaha Jepang Laporkan Kendala Investasi di Indonesia
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Tegang dengan China,...
Tegang dengan China, Jepang Kerek Anggaran Militer Jadi Rp973 Triliun
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Berita Terkini
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved