Gegara Banyak Tanggal Merah di Asia Tenggara, Harga Minyak Ikut Loyo

Senin, 11 Juli 2022 - 10:33 WIB
"Posisi beli dalam minyak mentah berjangka WTI saat ini berada di level terendah sejak Maret 2020. Hal ini terjadi akibat penurunan permintaan di tengah wabah awal Covid-19," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan, dilansir Reuters, Senin (11/7/2022).

Data terbaru terkait kasus Covid-19 di China menunjukkan adanya penurunan angka. Kendati demikian, kekhawatiran tentang potensi pengetatan pembatasan yang lebih luas masih menghantui pasar, setelah subvarian Omicron baru ditemukan di Shanghai.

Baca Juga: Perbedaan Kandungan Pertalite dan Pertamax

Dari sisi penawaran, pasar juga tampak masih gelisah seputar rencana negara-negara Barat untuk membatasi harga minyak Rusia. Sebelumnya Presiden Vladimir Putin memperingatkan bahwa sanksi barat dapat menyebabkan bencana di pasar energi global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!