Waran Terstruktur Dinilai Bisa Jadi Opsi Investasi Ritel
Selasa, 12 Juli 2022 - 13:30 WIB
Dia mengatakan ada sejumlah kondisi tertentu membuat investor ritel tertarik menggunakan produk waran terstruktur, salah satunya ketika suatu saham sedang mendapatkan sentimen yang baik. Ketika mendapati suatu saham sedang mendapatkan sentimen sangat baik, dan diyakini harga saham tersebut diapresiasi, maka dia bisa melakukan buy call warrant.
Sehingga jika benar saham itu naik tinggi, maka investor bisa exercise call warrant pada saat jatuh tempo atau menjualnya di pasar sekunder dan mendapatkan capital gain. "Jika ternyata turun dalam, maka saya hanya kehilangan uang sejumlah total call warrant (premi) saya dimana nilai call warrant jauh lebih rendah dari harga saham aslinya," jelasnya.
Kendati demikian, Thomas mengingatkan kepada investor lainnya bahwa produk Waran Terstruktur ini juga mengandung risiko jika investor pemula menggunakan instrumen ini secara tidak bijak. Untuk itu, ia berharap pihak BEI untuk terus gencar memberikan edukasi mengenai produk Waran Terstruktur beserta risiko dan strategi investasinya.
Baca Juga: Iman Rachman Resmi Jabat Direktur Utama BEI, Ini Susunan Direksi Terbaru
Thomas menegaskan jika tidak ada edukasi, maka akan banyak influencer saham yang bisa menyalahgunakan daya influence mereka kepada para pengikut. "Waran Terstruktur memiliki tingkat risiko yang lebih besar dari saham jika orang yang menggunakannya tidak paham," jelasnya.
Sehingga jika benar saham itu naik tinggi, maka investor bisa exercise call warrant pada saat jatuh tempo atau menjualnya di pasar sekunder dan mendapatkan capital gain. "Jika ternyata turun dalam, maka saya hanya kehilangan uang sejumlah total call warrant (premi) saya dimana nilai call warrant jauh lebih rendah dari harga saham aslinya," jelasnya.
Kendati demikian, Thomas mengingatkan kepada investor lainnya bahwa produk Waran Terstruktur ini juga mengandung risiko jika investor pemula menggunakan instrumen ini secara tidak bijak. Untuk itu, ia berharap pihak BEI untuk terus gencar memberikan edukasi mengenai produk Waran Terstruktur beserta risiko dan strategi investasinya.
Baca Juga: Iman Rachman Resmi Jabat Direktur Utama BEI, Ini Susunan Direksi Terbaru
Thomas menegaskan jika tidak ada edukasi, maka akan banyak influencer saham yang bisa menyalahgunakan daya influence mereka kepada para pengikut. "Waran Terstruktur memiliki tingkat risiko yang lebih besar dari saham jika orang yang menggunakannya tidak paham," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :