Kurangi Penggunaan Dolar AS, Rusia Terima Pembayaran Minyak dengan Dirham
Rabu, 20 Juli 2022 - 04:22 WIB
Sanksi Barat telah mendorong banyak importir minyak menghindari Moskow, akibat tidak ingin ikut tertimpa sanksi. Sementara itu harga spot untuk minyak mentah Rusia terus didiskon.
Peluang itu diambil oleh penyuling asal India, yang sebelumnya jarang membeli minyak Rusia karena biaya pengiriman yang tinggi. Ini menjadi cara Rusia meningkatkan ekspor dengan diskon besar-besaran untuk brent.
Moskow belum lama ini menggeser Arab Saudi sebagai pemasok minyak terbesar kedua ke India setelah Irak untuk bulan kedua berturut-turut hingga Juni. Setidaknya dua penyuling India telah menyelesaikan beberapa pembayaran dengan Dirham, kata sumber yang tidak disebutkan namanya.
Ia menambahkan lebih banyak lagi yang akan melakukan pembayaran dengan metode ini (pakai Dirham) dalam beberapa hari mendatang. Faktur itu menunjukkan pembayaran harus dilakukan ke Gazprombank melalui Mashreq Bank, bank korespondennya di Dubai.
Uni Emirat Arab, yang berusaha mempertahankan apa yang dikatakannya sebagai posisi netral, belum menjatuhkan sanksi sejauh ini pada Moskow. Lalu pembayaran itu dapat menambah frustrasi beberapa orang di Barat, yang secara pribadi mengatakan posisi UEA tidak dapat dipertahankan dan mengatakannya berpihak pada Rusia.
Perusahaan perdagangan yang digunakan oleh Rosneft telah mulai meminta pembayaran setara dolar dalam Dirham mulai bulan ini, kata sumber itu. Sementara, Rosneft, Coral Energy dan Everest Energy tidak menanggapi email Reuters terkait permintaan untuk komentar.
Peluang itu diambil oleh penyuling asal India, yang sebelumnya jarang membeli minyak Rusia karena biaya pengiriman yang tinggi. Ini menjadi cara Rusia meningkatkan ekspor dengan diskon besar-besaran untuk brent.
Moskow belum lama ini menggeser Arab Saudi sebagai pemasok minyak terbesar kedua ke India setelah Irak untuk bulan kedua berturut-turut hingga Juni. Setidaknya dua penyuling India telah menyelesaikan beberapa pembayaran dengan Dirham, kata sumber yang tidak disebutkan namanya.
Ia menambahkan lebih banyak lagi yang akan melakukan pembayaran dengan metode ini (pakai Dirham) dalam beberapa hari mendatang. Faktur itu menunjukkan pembayaran harus dilakukan ke Gazprombank melalui Mashreq Bank, bank korespondennya di Dubai.
Uni Emirat Arab, yang berusaha mempertahankan apa yang dikatakannya sebagai posisi netral, belum menjatuhkan sanksi sejauh ini pada Moskow. Lalu pembayaran itu dapat menambah frustrasi beberapa orang di Barat, yang secara pribadi mengatakan posisi UEA tidak dapat dipertahankan dan mengatakannya berpihak pada Rusia.
Perusahaan perdagangan yang digunakan oleh Rosneft telah mulai meminta pembayaran setara dolar dalam Dirham mulai bulan ini, kata sumber itu. Sementara, Rosneft, Coral Energy dan Everest Energy tidak menanggapi email Reuters terkait permintaan untuk komentar.
Lihat Juga :