Rusia Dituding Menjarah Baja yang Menuju Eropa dan Inggris

Jum'at, 22 Juli 2022 - 08:52 WIB
Disebut ribuan ton baja hasil produksi pabrik Azovstal sejatinya telah dibayar oleh pelanggan Eropa, termasuk beberapa di antaranya dari Inggris. Dia mengatakan, bahwa dari sumber publik dan informan perusahaan sendiri melaporkan baja itu sedang dipindahkan ke Rusia dan dijual di pasar internal atau ke negara-negara Afrika dan Asia.

"Apa yang mereka lakukan pada dasarnya adalah penjarahan. Mereka mencuri tidak hanya produk kami, tetapi juga beberapa dari produk tersebut sudah menjadi milik pelanggan Eropa. Jadi pada dasarnya, mereka tidak hanya mencuri dari kami, mereka juga mencuri dari orang Eropa," kata Ryzhenkov kepada BBC.

Dia juga mengatakan, perusahaan berusaha mendokumentasikan sebanyak mungkin upaya pencurian untuk menjadi bukti dan sedang bersiap mengambil tindakan hukum di masa depan. "Pada titik waktu tertentu, Rusia tidak hanya akan menghadapi pengadilan internasional, tetapi juga pengadilan pidana. Dan kami akan mengejar mereka dengan apa pun yang kami miliki," bebernya.

BBC telah mendekati Kementerian Pertahanan Rusia untuk dimintai komentar, tetapi belum menanggapi tuduhan tersebut.

Prof Marko Milanovich, seorang ahli hukum internasional di University of Reading, mengatakan ada sejumlah opsi untuk mengejar suatu kasus, tetapi peluang untuk sukses kecil.

"Opsi hukum apapun yang dipilih Metinvest, ini adalah proses yang sangat sulit dan sementara penjarahan sayangnya cukup umum dalam konflik (perang). Menuntut negara untuk penjarahan dan mendapatkan kompensasi memang sangat, sangat jarang," katanya kepada BBC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!