3 Industri Eropa yang Bergantung pada Gas Rusia, Nomor 2 Terancam Bangkrut

Minggu, 24 Juli 2022 - 11:45 WIB
Jerman sangat bergantung pada gas Rusia – dari 50% pasokan tahun lalu menjadi sekitar 35% sekarang dan sektor kimianya menghadapi prospek tidak hanya penjatahan, tetapi juga kenaikan tajam dalam harga gas yang dapat memicu resesi industri dan kebangkrutan.

Dimana produksi bahan kimia ini kesulitan ketika musim dingin karena jatah pasokan gas Rusia yang turun sebanyak 60% selama Juni. Padahal sekitar 80% dari biaya produksi perusahaan terkait dengan gas alam.

3. Orsted



Perusahaan listrik multinasional yang berbasis di Frederica, Denmark ini merupakan perusahaan energi terbesar di negara tersebut.

Denmark mendapat sanksi berupa pemotongan jatah gas karena gagal melakukan pembayaran menggunakan rubel. Hal ini juga berdampak pada perusahaan ini.

Meskipun dampaknya tidak begitu signifikan karena perusahaan berfokus pada energi terbarukan dengan pembangkitan angin lepas pantai 75% dan angin darat 6% dari EBITDA yang dilaporkan pada tahun 2021.

Meskipun begitu perusahaan ini mungkin mengalami beberapa kerugian pada tahun 2022 karena penghentian pasokan gas Rusia, tetapi ini seharusnya tidak secara substansial.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!