Pemalsuan Air Galon Isi Ulang Bahayakan Konsumen, Ini Saran YLKI
Minggu, 24 Juli 2022 - 17:30 WIB
Sehingga betapa bahayanya kalau air mineral yang paling banyak dikonsumsi masyarakat mudah sekali dipalsukan.
"Tutupnya dijual di mana-mana dan sama persis dengan tutup yang asli, sehingga masyarakat sulit membedakan mana yang asli dan yang palsu. Bisa dibilang keamanan air mineral dalam kemasan seperti ini jadi sangat diragukan," ungkap Pengurus Harian YLKI Eliyani melalui pernyataannya, Minggu (24/7/2022).
YLKI memberikan panduan kepada konsumen yang ingin memastikan keamanan air mineral yang dibeli. Pertama, secara fisik air mineral palsu berwarna agak keruh. Konsumen sebaiknya mengocok air terlebih dahulu. "Jika warna berubah setelah dikocok, misalnya terlihat lebih keruh, maka sebaiknya tidak perlu diminum," kata dia.
Kedua, bau air mineral asli dan palsu juga berbeda. Air mineral asli tidak berbau, sedangkan air mineral terkontaminasi akan menimbulkan bau tidak biasa. Ketiga, air mineral palsu rasanya lebih kesat. "Di langit-langit mulut juga akan terasa ada seperti debu-debu yang menempel," jelasnya.
Baca Juga: DPR Ingatkan BPOM Objektif dalam Penyusunan Regulasi Label BPA
"Tutupnya dijual di mana-mana dan sama persis dengan tutup yang asli, sehingga masyarakat sulit membedakan mana yang asli dan yang palsu. Bisa dibilang keamanan air mineral dalam kemasan seperti ini jadi sangat diragukan," ungkap Pengurus Harian YLKI Eliyani melalui pernyataannya, Minggu (24/7/2022).
YLKI memberikan panduan kepada konsumen yang ingin memastikan keamanan air mineral yang dibeli. Pertama, secara fisik air mineral palsu berwarna agak keruh. Konsumen sebaiknya mengocok air terlebih dahulu. "Jika warna berubah setelah dikocok, misalnya terlihat lebih keruh, maka sebaiknya tidak perlu diminum," kata dia.
Kedua, bau air mineral asli dan palsu juga berbeda. Air mineral asli tidak berbau, sedangkan air mineral terkontaminasi akan menimbulkan bau tidak biasa. Ketiga, air mineral palsu rasanya lebih kesat. "Di langit-langit mulut juga akan terasa ada seperti debu-debu yang menempel," jelasnya.
Baca Juga: DPR Ingatkan BPOM Objektif dalam Penyusunan Regulasi Label BPA
Lihat Juga :