Rusia Menyangkal Jadi Penyebab Krisis Pangan Global

Senin, 25 Juli 2022 - 18:36 WIB
Lavrov akan terus mengunjungi tiga negara Afrika untuk menggalang dukungan di tengah kemarahan dunia atas perang Ukraina. Diungkapkan oleh Lavrov bahwa 'agresivitas' negara-negara Barat dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia menunjukkan satu kesimpulan sederhana:

"Ini bukan tentang Ukraina, ini tentang masa depan tatanan dunia. Mereka mengatakan semua orang harus mendukung tatanan dunia berbasis aturan, dan aturan itu ditulis tergantung pada situasi spesifik apa yang ingin diselesaikan Barat demi kepentingannya sendiri.

Sebelumnya, Lavrov mengadakan pembicaraan dengan rekannya dari Mesir, Sameh Shoukry. Mesir memiliki hubungan erat dengan Rusia, yang memasok gandum, senjata dan - sampai invasi Ukraina dimulai - sejumlah besar wisatawan.

Setelah pembicaraannya dengan Shoukry, Lavrov mengatakan dalam konferensi pers bersama bahwa, Barat memperpanjang konflik meskipun memahami "apa dan siapa akhirnya".

Baca Juga: Dituduh Sebabkan Krisis Pangan, Rusia Tuding Balik Eropa

Ini adalah tahap pertama bagi Lavrov dari tur singkat ke Afrika di Ethiopia, Uganda dan Kongo-Brazzaville. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh surat kabar lokal menjelang turnya, Lavrov mengatakan negaranya selalu "dengan tulus mendukung warga Afrika dalam perjuangan mereka mencari kebebasan dari kuk kolonial".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!