Pendampingan BRI Diyakini Pulihkan Likuiditas Bukopin
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:26 WIB
Tim TA kata Kuntjoro saat ini telah berkantor di Kantor Pusat Bank Bukopin, dan secara langsung berkomunikasi dengan manajemen Bank Bukopin terkait langkah-langkah strategis yang perlu segera diambil dalam rangka menjaga stabilitas likuiditas. Ia menekankan pengelolaan likuiditas menjadi concern utama Tim Technical assistance sehingga pemantauan terhadap arus kas (cashflow) bank menjadi prioritas.
Dalam pengelolaan likuiditas, tim turut berkomunikasi intens dengan pihak regulator sehingga diharapkan solusi terbaik dalam menjaga stabilitas likuiditas dapat segera terwujud. Selanjutnya, Kuntjoro menegaskan. "Kami optimis dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan berharap Bank Bukopin dapat pulih kembali tentunya dengan bantuan semua pihak". Baca: RUPST Bank Bukopin Tahun Buku 2019 Sahkan 6 Agenda
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta BRI untuk membenahi masalah likuiditas dan operasional bank. Surat permintaan technical assistance untuk Bank Bukopin yang dikirimkan OJK telah diterima BRI tanggal 11 Juni 2020.
Terkait pendampingan oleh BRI yang pada tahun ini dinobatkan sebagai "The Most Valuable Banking Brands", Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anggawira optimis hal tersebut merupakan langkah awal Bank Bukopin untuk menghidupkan kembali likuiditasnya yang juga merupakan sumber modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.
Dalam pengelolaan likuiditas, tim turut berkomunikasi intens dengan pihak regulator sehingga diharapkan solusi terbaik dalam menjaga stabilitas likuiditas dapat segera terwujud. Selanjutnya, Kuntjoro menegaskan. "Kami optimis dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan berharap Bank Bukopin dapat pulih kembali tentunya dengan bantuan semua pihak". Baca: RUPST Bank Bukopin Tahun Buku 2019 Sahkan 6 Agenda
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta BRI untuk membenahi masalah likuiditas dan operasional bank. Surat permintaan technical assistance untuk Bank Bukopin yang dikirimkan OJK telah diterima BRI tanggal 11 Juni 2020.
Terkait pendampingan oleh BRI yang pada tahun ini dinobatkan sebagai "The Most Valuable Banking Brands", Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anggawira optimis hal tersebut merupakan langkah awal Bank Bukopin untuk menghidupkan kembali likuiditasnya yang juga merupakan sumber modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.
(bon)
Lihat Juga :