Perusahaan Tambang China yang Investasi di Indonesia, Ini Daftarnya

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 17:30 WIB
Baca Juga: Jadi Harta Karun dengan Harga Selangit, Lokasi Tambang Berlian Pink Dijaga Ketat

Mengutip laporan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) CNOOC telah diberikan persetujuan rencana pengembangan atau Plan of Development (PoD) Lapangan MBF, Wilayah Kerja (WK) Madura Strait yang dioperasikan oleh Husky - CNOOC Madura Limited (HCML) dengan potensi cadangan Lapangan MBF sebesar 38,04 miliar standar kaki kubik (BSCF) untuk memenuhi kebutuhan gas Jawa Timur.

Persetujuan PoD MBF menghasilkan komitmen dari operator Husky - HCML untuk mengembangkan di Lapangan MBF di WK Madura Strait dengan investasi sekitar USD88 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.

2. PetroChina

PetroChina adalah sebuah perusahaan minyak dan gas asal Tiongkok yang merupakan anak usaha dari China National Petroleum Corporation (CNPC). Perusahaan ini berkantor pusat di Distrik Dongcheng, Beijing merupakan produsen minyak dan gas terbesar di Asia dan kedua di Tiongkok pada 2006 lalu.

Mengutip laporan SKK Migas, PetroChina melalui PetroChina International Jabung Ltd merupakan operator Blok Jabung, Jambi. PetroChina telah resmi mendapatkan perpanjangan kontrak sebagai operator WK Jabung selama 20 tahun untuk periode 2023-2043.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!