Pakar: Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Mobilisasi Ekspor Tambang dan Sawit

Senin, 08 Agustus 2022 - 12:35 WIB
Pertumbuhan ekonomi dinilai ditopang dari mobilisasi ekspor tambang dan sawit. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Dewan Pakar Transisi Energi Indonesia Salamuddin Daeng berpendapat pertumbuhan ekonomi ditopang dari mobilisasi ekspor tambang dan sawit. Komoditas tambang utamanya batu bara hingga nikel, sementara yang lain belum membaik.

"Kondisinya masih terpuruk. Sehingga dari pendekatan output produksi semua sumber pertumbuhan akan berasal dari tambang dan sawit," kata dia di Jakarta, Senin (7/8/2022).



Baca Juga: Ekonomi Indonesia Q2 Tahun 2022 Tumbuh Impresif di Tengah Ketidakpastian dan Krisis Global

Adapun, sumber pertumbuhan dari pendekatan pengeluaran berasal dari pertumbuhan sektor pergudangan, transportasi dan mobilisasi sumber daya alam hingga ekspor komodotas tersebut. Sementara dari sisi pengeluaran pemerintah, konsumsi dan investasi masih melemah.

Menurutnya, salah satu ciri mengapa ekonomi tumbuh ini adalah fakta di dalam negeri terdapat peningkatan signifikan dalam konsumsi energi yakni BBM pertalite dan solar, yang meningkat signifikan. "Ini digunakan untuk mengangkut logistik terutama solar dan batubara," ujarnya.

Ia menambahkan, perkiraan konsumsi solar dan pertalite tahun ini bisa meningkat antara 20-25 persen. Berarti angkutan logistik dan komoditas akan meningkat cukup besar karena digunakan untuk keperluan mobilisasi sumber daya alam ke pasar ekspor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!