Luhut Sebut Tesla Teken Kontrak Beli Nikel Rp74,5 Triliun dari Indonesia

Senin, 08 Agustus 2022 - 15:19 WIB
Diketahui, Indonesia sejak lama berupaya mengajak Tesla untuk membangun fasilitas produksinya di negara ini. Indonesia juga tengah gencar mengembangkan industri kendaraan listrik dan baterai di dalam negeri.

Terkait dengan upaya tersebut, Pemerintah Indonesia telah menghentikan ekspor bijih nikel untuk memastikan pasokan bagi investor. Langkah itu berhasil menarik investasi dari raksasa baja China dan perusahaan Korea Selatan seperti LG dan Hyundai.

Baca Juga: Tambang Nikel Terbesar di Indonesia Akan Disuguhkan ke Tesla, Luhut: Kita Tinjau

Namun demikian, sebagian besar investasi nikel selama ini ditujukan untuk produksi logam mentah seperti nikel pig iron dan feronikel.

Mengutip seorang pejabat senior, Reuters menyebutkan bahwa Pemerintah berencana untuk mengenakan pajak ekspor pada logam-logam ini untuk meningkatkan pendapatan sambil mendorong lebih banyak produksi dalam negeri dari produk-produk bernilai lebih tinggi.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!