Tambang Nikel Terbesar di Indonesia Akan Disuguhkan ke Tesla, Luhut: Kita Tinjau

Rabu, 11 Mei 2022 - 08:10 WIB
loading...
Tambang Nikel Terbesar di Indonesia Akan Disuguhkan ke Tesla, Luhut: Kita Tinjau
Luhut mengklaim, pertemuan tersebut membuat CEO Tesla, Elon Musk, tertarik pada potensi berinvestasi di industri nikel Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, perusahaan raksasa mobil listrik Tesla Motors tengah berada di Indonesia. Dimana Tim Tesla menyambangi kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Selasa (11/5) kemarin.

Baca Juga: Tesla Ketakutan Kekurangan Bahan Baterai Mobil Listrik, Dicari Tambang Nikel Potensial

Luhut menyatakan, tim rombongan Tesla merasa puas dengan sejumlah paparan yang disampaikan, dimana potensi nikel di Indonesia dapat menjadi peluang yang cukup besar untuk berinvestasi.

“Oh ya ketemu dengan (tim Tesla) kita lagi atur ketemunya (dengan Jokowi). Sekarang timnya Tesla ada di kantor saya sedang bicara, tadi makan siang, nanti makan malam. Mereka sangat puas dengan data yang mereka dapat sampai hari ini,” kata Menko Luhut dalam keterangannya dikutip, Rabu (11/5/2022).

Sementara itu, Luhut menyatakan, berencana akan membawa tim Tesla ke Morowali, Sulawesi Tengah. Kabupaten tersebut memiliki tambang nikel terbesar di Indonesia.

“Besok (hari ini) ke lapangan, tinjau ke Morowali dan ke mana-mana,” tambahnya.

Baca Juga: Bertolak ke Washington DC, Jokowi Akan Bertemu Para CEO Besar dan Wapres Harris

Adapun pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Luhut ke markas Tesla, SpaceX, California, Amerika Serikat, pada 26 April lalu. Luhut mengklaim, pertemuan tersebut membuat CEO Tesla, Elon Musk, tertarik pada potensi berinvestasi di industri nikel Indonesia.

CEO Tesla, Elon Musk menganggap industri nikel Indonesia sangat menjanjikan dapat memasok bahan baku baterai mobil listrik.

"Paling melegakan bagi saya adalah saat Elon menyampaikan alasan ketertarikannya kepada kerja sama kali ini, yaitu karena paparan saya tentang potensi besar industri nikel di Indonesia yang mengubah persepsinya,” pungkas Luhut saat berkunjung ke Amerika.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1455 seconds (10.55#12.26)