Kekhawatiran Inflasi Mereda, Wall Street Ditutup Menguat
Kamis, 11 Agustus 2022 - 07:51 WIB
Wall Street ditutup mengalami penguatan setelah kekhawatiran inflasi mereda. FOTO/REUTERS
JAKARTA - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan hari ini. Hal itu terjadi setelah inflasi AS melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli dan meningkatkan harapan Federal Reserve akan menjadi kurang agresif pada kenaikan suku bunga.
Mengutip Reuters, Nasdaq menguat lebih dari 20% di atas level terendah sejak Juni. Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 535,1 poin, atau 1,63%, menjadi 33.309,51, sedangkan S&P 500 (.SPX) naik 87,77 poin, atau 2,13%, menjadi 4.210,24 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 360,88 poin, atau 2,89% menjadi 12.854,81.
Hasil tersebut adalah kenaikan satu hari terbesar untuk Nasdaq dan S&P 500 dalam dua minggu, dan untuk Dow dalam tiga minggu. Itu adalah penutupan tertinggi untuk S&P 500 sejak awal Mei. "Inflasi 8,5% masih sangat tinggi, tetapi ada optimisme bahwa mungkin Juni adalah puncaknya," kata Randy Frederick, wakil presiden perdagangan dan derivatif Charles Schwab.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Jelang Rilis Inflasi Pekan Ini
Penurunan tajam dalam biaya bahan bakar membantu Indeks Harga Konsumen AS tetap datar bulan lalu setelah naik 1,3% pada Juni, kata Departemen Tenaga Kerja. CPI naik kurang dari yang diharapkan 8,5% selama 12 bulan terakhir setelah kenaikan 9,1% pada bulan Juni.
Mengutip Reuters, Nasdaq menguat lebih dari 20% di atas level terendah sejak Juni. Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 535,1 poin, atau 1,63%, menjadi 33.309,51, sedangkan S&P 500 (.SPX) naik 87,77 poin, atau 2,13%, menjadi 4.210,24 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 360,88 poin, atau 2,89% menjadi 12.854,81.
Hasil tersebut adalah kenaikan satu hari terbesar untuk Nasdaq dan S&P 500 dalam dua minggu, dan untuk Dow dalam tiga minggu. Itu adalah penutupan tertinggi untuk S&P 500 sejak awal Mei. "Inflasi 8,5% masih sangat tinggi, tetapi ada optimisme bahwa mungkin Juni adalah puncaknya," kata Randy Frederick, wakil presiden perdagangan dan derivatif Charles Schwab.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Jelang Rilis Inflasi Pekan Ini
Penurunan tajam dalam biaya bahan bakar membantu Indeks Harga Konsumen AS tetap datar bulan lalu setelah naik 1,3% pada Juni, kata Departemen Tenaga Kerja. CPI naik kurang dari yang diharapkan 8,5% selama 12 bulan terakhir setelah kenaikan 9,1% pada bulan Juni.
Lihat Juga :