Dua Bank China di Indonesia: Salah Satunya Lebih Tua dari BRI

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 15:43 WIB
Bank yang sahamnya dimiliki oleh Bank of China Ltd ini sejatinya bukan bank kemarin sore di Indonesia. Kehadiran bank ini di Tanah Air sudah ada sebelum republik tercinta merdeka. Awalnya nama bank ini adalah Bank of China Cabang Jakarta. Bank yang di Jakarta beroperasi secara komersial sejak tahun 1938.

Dalam perjalanan bisnisnya, bank ini efektif menghentikan operasinya alias "mati suri" pada tahun 1964. Setelah mati suri hampir empat dekade, pada tahun 2003 Bank China Limited kembali beroperasi melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 5/1/KEP.GBI/2003 tanggal 13 Januari 2003.

Setelah beberapa bulan bank beroperasi di Indonesia, terjadi perubahan nama dari Bank of China Cabang Jakarta menjadi Bank of China Limited Cabang Jakarta yang telah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 6/77/ KEP.GBI/2004 tanggal 14 Oktober 2004.

Berdasarkan laporan tahunan 2021, bank yang memiliki pekerja sebanyak 335 orang ini mengalami penurunan dibanding tahun 2020. Sepanjang 2021 pendapatan Bank of China Limited (BOCHK) sebesar Rp722 miliar, turun sekitar 11% dibanding tahun 2020.

Otomatis laba bank ini juga turun menjadi Rp297 miliar. Padahal tahun lalu laba perusahaan masih di angka Rp631 miliar.

Meski demikian aset BOCHK meningkat menjadi Rp51 triliun dibanding tahun 2020 yang sebesar Rp43 triliun. Satu lagi pos yang meningkat adalah jumlah simpanan yang tumbuh hampir 66% dari Rp21,2triliun (2020) menjadi Rp35,2 triliun.

Saat ini Bank China Limited memiliki delapan kantor cabang pembantu di Indonesia. Enam berada di Jakarta, satu di Surabaya (Jawa Timur) dan satu di Medan (Sumatra Utara). Bank ini juga sudah tercatat sebagai Bank BUKU III.

2. HSBC
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!