Bos Garuda Ngarep Dana PMN Rp7,5 Triliun Cair Pekan Depan
Minggu, 14 Agustus 2022 - 21:27 WIB
Baca juga: Dekati 100 Persen, Setoran BUMN ke Kantong Negara Capai Rp35,5 Triliun
Irfan pun memastikan PMN sebesar Rp7,5 triliun itu tidak dicairkan secara bertahap melainkan sekaligus. Saat ini, emiten berkode saham GIAA itu tengah menunggu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum pemberian PMN.
"Ada Peraturan Presiden-nya, ada ini-itu kan masuk itu kan injeksi, ada implikasi terhadap pemegang saham yang lain, dinilai saham berapa? Ini membutuhkan kehati-hatian dan memastikan bahwa semua orang diperlakukan fair," bebernya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan Garuda Indonesia akan menerima dana segar tersebut. Dia menilai suntikan PMN perlu dilakukan pemerintah, lantaran Garuda merupakan maskapai penerbangan nasional (flag carrier).
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Bisa Naik Imbas Fuel Surcharge, Kemenhub Ungkap Alasannya
Irfan pun memastikan PMN sebesar Rp7,5 triliun itu tidak dicairkan secara bertahap melainkan sekaligus. Saat ini, emiten berkode saham GIAA itu tengah menunggu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum pemberian PMN.
"Ada Peraturan Presiden-nya, ada ini-itu kan masuk itu kan injeksi, ada implikasi terhadap pemegang saham yang lain, dinilai saham berapa? Ini membutuhkan kehati-hatian dan memastikan bahwa semua orang diperlakukan fair," bebernya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan Garuda Indonesia akan menerima dana segar tersebut. Dia menilai suntikan PMN perlu dilakukan pemerintah, lantaran Garuda merupakan maskapai penerbangan nasional (flag carrier).
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Bisa Naik Imbas Fuel Surcharge, Kemenhub Ungkap Alasannya
Lihat Juga :