Harga Minyak Turun Setelah Amerika Serikat Tingkatkan Pasokan

Senin, 27 April 2020 - 11:27 WIB
Pasar minyak memperkirakan permintaan minyak akan terus melemah selama berbulan-bulan akibat gangguan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 asal China.

Sementara itu, produsen minyak seperti ExxonMobil, British Petroleum, Royal Dutch Shell diprediksi tidak akan memotong produksi secara cepat untuk mendukung harga. Karena permintaan minyak masih melemah dan ini lebih buruk daripada krisis keuangan 2008.

Investor pun berharap pada pertemuan OPEC dan sekutunya pada awal Mei 2020. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, terutama Rusia, akan mengadakan pertemuan pada awal Mei, dengan agenda memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari pada bulan Mei dan Juni, demi memulihkan harga.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!