Upaya Mewujudkan Pembangunan Kota Berkelanjutan
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 07:37 WIB
Launching I-SIM For Cities turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan dan Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/ BAPPENAS Vivi Yulaswati, Ketua Dewan Pengawas APEKSI Bima Arya Sugiarto, Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN Liliek Mayasari, dan Kasubdit Lingkungan Hidup, Direktorat SUPD I, Ditjen Bina Bangda KEMENDAGRI Kunto Bimaji, Dewan Komisaris PT Surveyor Indonesia, serta Direksi IDSurvey.
Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/BAPPENAS Vivi Yulaswati mengatakan melalui I-SIM For Cities ini, pemerintah kota menjadi aktor penting dalam mencapai target SDGs.
“Peran pemerintah kota terkait data disclosure untuk mengakselerasi performa kinerja SDGs dan mendorong multi stakeholder partnership yang inklusif dan no one left behind terkait pelaksanaan SDGs di tingkat kota,” ujarnya.
Vivi berharap I-SIM For Cities mampu menjadi trigger bagi pemerintah kota untuk localizing SDGs mendukung decade of action. Disagregasi data SDGs di tingkat kabupaten/kota harus terus bertambah dan meningkat kualitasnya.
Metode pemeringkatan baik exciter, encourager, advocator, inovator, dan revolutioner juga diharapkan bisa menginspirasi dan menjadi contoh pelaksanaan pembangunan berkelanjutan mendorong replikasi, scale up dan inovasi baru.
ISIM For Cities ini diharapkan dapat mendorong berbagai pihak, khususnya sektor swasta dalam penerapan ESG dalam proses bisnis dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan SDGs sebagai gerakan bersama.
Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/BAPPENAS Vivi Yulaswati mengatakan melalui I-SIM For Cities ini, pemerintah kota menjadi aktor penting dalam mencapai target SDGs.
“Peran pemerintah kota terkait data disclosure untuk mengakselerasi performa kinerja SDGs dan mendorong multi stakeholder partnership yang inklusif dan no one left behind terkait pelaksanaan SDGs di tingkat kota,” ujarnya.
Vivi berharap I-SIM For Cities mampu menjadi trigger bagi pemerintah kota untuk localizing SDGs mendukung decade of action. Disagregasi data SDGs di tingkat kabupaten/kota harus terus bertambah dan meningkat kualitasnya.
Metode pemeringkatan baik exciter, encourager, advocator, inovator, dan revolutioner juga diharapkan bisa menginspirasi dan menjadi contoh pelaksanaan pembangunan berkelanjutan mendorong replikasi, scale up dan inovasi baru.
ISIM For Cities ini diharapkan dapat mendorong berbagai pihak, khususnya sektor swasta dalam penerapan ESG dalam proses bisnis dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan SDGs sebagai gerakan bersama.
Lihat Juga :