Sulsel Alami Deflasi 0,27 Persen, Dipicu Dua Kelompok Pengeluaran

Jum'at, 02 September 2022 - 10:54 WIB
Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Kelompok Transportasi dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,12 persen (mtm).

"Deflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tercatat sebesar 0,81 persen dipengaruhi oleh penurunan harga bawang merah, cabai rawit, minyak goreng, daging ayam ras, dan cabai merah," sebut Fadjar.

"Sementara itu, deflasi Kelompok Transportasi yang tercatat sebesar 1,02 persen disebabkan oleh penurunan harga tarif angkutan udara dipengaruhi oleh penurunan permintaan pasca libur dan harga avtur dunia," sambungnya.

Menurut Fadjar, deflasi lebih dalam tertahan oleh inflasi pada Kelompok Pakaian dan Alas Kaki dan Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga yang masing-masing memiliki andil inflasi sebesar 0,03 persen dan 0,02 persen (mtm).

Dalam rangka menguatkan langkah-langkah pengendalian inflasi pangan dari sisi suplai, Bank Indonesia bersinergi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

"GNPIP berlandaskan strategi 4K yang lebih integratif, masif, serta berdampak nasional diharapkan dapat menahan laju inflasi yang terus meningkat," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!