Bappebti Blokir 760 Entitas Tidak Berizin, di Antaranya 682 Domain Situs Web
Selasa, 20 September 2022 - 16:49 WIB
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir 760 entitas yang tidak memiliki perizinan di antaranya ada 682 domain situs web. Begini cara mengeceknya. Foto/Dok
JAKARTA - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ( Bappebti ) memblokir 760 entitas yang tidak memiliki perizinan selama Januari-Agustus 2022. Pemblokiran dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Baca Juga: Wamendag Beri Bocoran Kapan Bursa Kripto Indonesia Dirilis
Adapun entitas tersebut terdiri dari 682 domain situs web, 48 laman sosial media, 17 aplikasi di Google Play, 12 aplikasi di Appstore, serta satu penghentian kegiatan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).
“Setiap pihak yang melakukan kegiatan perdagangan berjangka di Indonesia wajib memiliki izin dari Bappebti serta tunduk dan patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Meskipun mengaku memiliki legalitas dari regulator di luar negeri, perusahaan yang melakukan penawaran di bidang Perdagangan Berjangka di Indonesia tetap diwajibkan memiliki perizinan dari Bappebti,” tegas Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, Selasa (20/9/2022).
Baca Juga: Wamendag Beri Bocoran Kapan Bursa Kripto Indonesia Dirilis
Adapun entitas tersebut terdiri dari 682 domain situs web, 48 laman sosial media, 17 aplikasi di Google Play, 12 aplikasi di Appstore, serta satu penghentian kegiatan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).
“Setiap pihak yang melakukan kegiatan perdagangan berjangka di Indonesia wajib memiliki izin dari Bappebti serta tunduk dan patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Meskipun mengaku memiliki legalitas dari regulator di luar negeri, perusahaan yang melakukan penawaran di bidang Perdagangan Berjangka di Indonesia tetap diwajibkan memiliki perizinan dari Bappebti,” tegas Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, Selasa (20/9/2022).
Lihat Juga :