Negara-negara Maju Terpuruk, Ekonomi Dunia 2023 Makin Gelap
Kamis, 22 September 2022 - 17:57 WIB
"Inflasi di negara maju maupun emerging market meningkat tinggi, bahkan inflasi inti berada dalam tren meningkat sehingga mendorong bank sentral di banyak negara melanjutkan kebijakan moneter agresif," ungkap Perry.
Baca Juga: Jokowi Yakin Bisa Kembalikan Inflasi di Bawah Angka 3%
Perkembangan terkini perekonomian Amerika Serikat yang ditandai dengan kenaikan Fed Fund Rate dan diperkirakan masih akan meningkat, juga akan berimbas pada pelemahan ekonomi global.
"Perkembangan tersebut mendorong semakin kuatnya mata uang dolar AS dan semakin tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global, sehingga mengganggu aliran investasi portofolio dan tekanan nilai tukar di negara-negara emerging market, termasuk Indonesia," kata Perry.
Baca Juga: Jokowi Yakin Bisa Kembalikan Inflasi di Bawah Angka 3%
Perkembangan terkini perekonomian Amerika Serikat yang ditandai dengan kenaikan Fed Fund Rate dan diperkirakan masih akan meningkat, juga akan berimbas pada pelemahan ekonomi global.
"Perkembangan tersebut mendorong semakin kuatnya mata uang dolar AS dan semakin tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global, sehingga mengganggu aliran investasi portofolio dan tekanan nilai tukar di negara-negara emerging market, termasuk Indonesia," kata Perry.
(nng)
Lihat Juga :