Baru Ada 21.000 Unit Kendaraan Listrik Wara-wiri, ESDM: Harganya Masih Mahal
Rabu, 28 September 2022 - 13:05 WIB
"Bapak presiden telah memberikan pilihan untuk penggunaan KBLBB baik yang berasal dari kendaraan listrik baru maupun dari program konversi dari kendaraan BBM," ujar Sripeni dalam acara Pembukaan Electric Motor Show 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/9/2022).Baca Juga: Instruksi Presiden: Menteri hingga Bupati Wajib Pakai Mobil listrik Saat Dinas
Dia menjelaskan, sejak terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan nomor 65 tahun 2020 yang mengatur mengenai konversi motor BBM menjadi listrik yang merupakan terobosan percepatan penggunaan KBLBB, maka Kementerian ESDM di awal tahun 2021 melalui Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Litbang EBTKE telah melakukan uji coba dua unit dan dilanjutkan dengan 100 unit program pilot project menggunakan kendaraan operasional yang usianya di atas 7 tahun atau nilai bukunya rupiah nol.
"Yang kemudian telah dikonversi seluruhnya menjadi motor listrik yaitu sebanyak 17 tipe motor BBM termasuk melakukan uji endurance 10.000 KM," jelasnya.
Lebih lanjut Sripeni menyampaikan, Kementerian ESDM meyakini bahwa program konversi motor BBM menjadi motor listrik berpengaruh signifikan terhadap kebersihan lingkungan.
"Secara langsung mengurangi BBM, mengurangi emisi CO2 serta membantu penyerapan listrik dari setiap unit motor BBM yang di konversi," tandasnya.
Dia menjelaskan, sejak terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan nomor 65 tahun 2020 yang mengatur mengenai konversi motor BBM menjadi listrik yang merupakan terobosan percepatan penggunaan KBLBB, maka Kementerian ESDM di awal tahun 2021 melalui Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Litbang EBTKE telah melakukan uji coba dua unit dan dilanjutkan dengan 100 unit program pilot project menggunakan kendaraan operasional yang usianya di atas 7 tahun atau nilai bukunya rupiah nol.
"Yang kemudian telah dikonversi seluruhnya menjadi motor listrik yaitu sebanyak 17 tipe motor BBM termasuk melakukan uji endurance 10.000 KM," jelasnya.
Lebih lanjut Sripeni menyampaikan, Kementerian ESDM meyakini bahwa program konversi motor BBM menjadi motor listrik berpengaruh signifikan terhadap kebersihan lingkungan.
"Secara langsung mengurangi BBM, mengurangi emisi CO2 serta membantu penyerapan listrik dari setiap unit motor BBM yang di konversi," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :