Rupiah Ambruk Khawatir Resesi Hantam China, AS dan Eropa

Rabu, 28 September 2022 - 17:53 WIB
Selain itu, pelemahan rupiah didorong oleh perkembangan terkini dari perekonomian AS yang ditandai dengan kenaikan Fed Fund Rate yang diperkirakan masih akan meningkat, juga akan berimbas pada pelemahan ekonomi global.

"Hal tersebut mendorong semakin kuatnya mata uang dolar AS dan semakin tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global, sehingga mengganggu aliran investasi portofolio dan tekanan nilai tukar di negara-negara emerging market, termasuk Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Dihantam Dolar, Rupiah Sempoyongan ke Level Rp15.100-an

Di samping itu, Ibrahim memproyeksikan, untuk perdagangan besok, Kamis (29/9) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.250 - Rp 15.310.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!