Jokowi Ungkap Dirinya Tidak Pernah Makan Pagi, Tapi Sarapan Angka
Kamis, 29 September 2022 - 11:23 WIB
"Artinya pembayar pajak masih ada dan justru tumbuh. Penerimaan bea dan cukai Rp206 triliun, ini tumbuh 30,5%, tumbuhnya sangat melompat," ungkap Jokowi.
Baca Juga: Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Negara-Negara Maju Ngamuk Semua
Selain itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp386 triliun. Dimana angka tersebut mengalami pertumbuhan mencapai 38,9%.
"Ini angka-angka yang saya terima dari tadi pagi. Nanti tolong ditanyakan sama bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) jelasnya siapa yang bayar pajak, bea cukai ini siapa yang bayar, PNBP itu siapa yang bayar," ungkapnya.
"Artinya, masyarakat masih konsisten dan memiliki kemampuan, dan juga optimisme konsumen ini masih pada posisi tinggi menurut saya, terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di posisi 124,7, naik dari Juli yang 123," jelas Jokowi.
Baca Juga: Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Negara-Negara Maju Ngamuk Semua
Selain itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp386 triliun. Dimana angka tersebut mengalami pertumbuhan mencapai 38,9%.
"Ini angka-angka yang saya terima dari tadi pagi. Nanti tolong ditanyakan sama bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) jelasnya siapa yang bayar pajak, bea cukai ini siapa yang bayar, PNBP itu siapa yang bayar," ungkapnya.
"Artinya, masyarakat masih konsisten dan memiliki kemampuan, dan juga optimisme konsumen ini masih pada posisi tinggi menurut saya, terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di posisi 124,7, naik dari Juli yang 123," jelas Jokowi.
(akr)
Lihat Juga :