Pipa Gas Nord Stream Milik Rusia Bocor, Eropa: Serangan Disengaja Bakal Dibalas

Jum'at, 30 September 2022 - 06:17 WIB
Perdana Menteri Swedia, Magdalena Andersson dan Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen mengatakan kebocoran itu jelas merupakan hasil dari tindakan yang disengaja. Sementara perdana menteri Polandia, Mateusz Morawiecki, mengatakan dugaan serangan itu adalah tindakan sabotase.

Baik Eropa maupun Rusia mengatakan sabotase tidak dapat dikesampingkan sebagai penyebab kerusakan. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengutarakan, bahwa klaim bahwa Rusia berada di balik dugaan serangan itu "bodoh," seperti dilaporkan Reuters.

"Jangan pernah percaya apa pun sampai Kremlin menyangkalnya," ujar Timothy Ash, ahli strategi pasar berkembang di BlueBay Asset Management melalui email.

Tidak ada pipa yang memompa gas pada saat kebocoran, tetapi kedua jalur masih bertekanan: Nord Stream 1 berhenti memompa gas ke Eropa "tanpa batas waktu" sejak awal bulan ini. Dimana operator Moskow mengatakan, sanksi internasional terhadap Rusia mencegahnya melakukan pekerjaan pemeliharaan vital.

Sementara itu Pipa Nord Stream 2, tidak pernah dibuka secara resmi karena Jerman menolak untuk mengesahkannya untuk komersial setelah Rusia melayangkan serangan ke Ukraina.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!