Siapa yang Untung dari Meledaknya Pipa Gas Nord Stream 2, AS atau Rusia?

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:40 WIB
"Ini kemungkinan besar merupakan sabotase. Jika ada satu insiden pipa pecah atau ada kebocoran maka biasanya kerusakan terjadi karena tidak disengaja, itupun sangat jarang," menurut Mike Fulwood dari Oxford Institute for Energy Studies.

"Penyebab kerusakan yang paling mungkin terjadi karena kecelakaan adalah akibat jangkar yang dijatuhkan dan diseret melintasi pipa," paparnya.

Dia menambahkan bahwa dengan adanya beberapa titil kebocoran dalam waktu singkat "tidak mungkin bisa disengaja, meskipun secara teoritis bisa jadi".

Tekanan air yang tinggi di dasar laut membuat ledakan menjadi sulit, menurut pakar teknik energi Profesor Russell Johns dari Penn State University.

Dia mengatakan "tidak mungkin bahwa Rusia meledakkan pipa mereka sendiri. Mereka bisa saja memotong gas ke pintu masuk pipa" jika mereka ingin menghentikan pasokan.

Uang yang terus diterima Rusia dari penjualan bahan bakar fosilnya membantu mendanai invasinya ke Ukraina.

Mitra Energi

Gas yang keluar dari pipa dekat pulau Bornholm di Denmark telah berada di dalam pipa sejak awal September ketika Moskow menutupnya. Mereka mengatakan perbaikan diperlukan pada infrastruktur vital untuk memasok kebutuhan energi Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!