Apakah Rusia Mendapat Keuntungan Ekonomi dari Perang Melawan Ukraina?
Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:29 WIB
Dikutip dari laman Radio Free Europe Radio Liberty, Center for Research on Energy and Clean Air (CREA) menyebut bahwa dalam 100 hari pertama invasi Rusia ke Ukraina, Kremlin telah mendapat keuntungan dari ekspor bahan bakar fosil yang mencapai angka USD 96,8 Miliar.
Sebelumnya, pasca Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, negara-negara Barat berusaha menekan Vladimir Putin cs dengan mencoba menghentikan pasokan energinya.
Akibatnya, volume ekspor bahan bakar Kremlin sempat mengalami penurunan pada bulan Mei jika dibandingkan dengan fase sebelum invasi.
Akan tetapi, perang tersebut juga membuat harga bahan bakar menjadi tinggi karena permintaan global membludak. Sebagai hasilnya, pundi-pundi penghasilan tetap mengalir ke Rusia.
Baca juga : Mobilisasi Parsial dan Referendum oleh Rusia, Babak Baru Perang Rusia-Ukraina
Sebelumnya, pasca Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, negara-negara Barat berusaha menekan Vladimir Putin cs dengan mencoba menghentikan pasokan energinya.
Akibatnya, volume ekspor bahan bakar Kremlin sempat mengalami penurunan pada bulan Mei jika dibandingkan dengan fase sebelum invasi.
Akan tetapi, perang tersebut juga membuat harga bahan bakar menjadi tinggi karena permintaan global membludak. Sebagai hasilnya, pundi-pundi penghasilan tetap mengalir ke Rusia.
Baca juga : Mobilisasi Parsial dan Referendum oleh Rusia, Babak Baru Perang Rusia-Ukraina
Lihat Juga :