Dibuka Jokowi, P20 Akan Bahas Isu Ketahanan Pangan dan Energi Terbarukan
Kamis, 06 Oktober 2022 - 05:55 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menjelaskan bahwa forum yang dihadiri oleh parlemen negara-negara G20 dan sejumlah negara lain, digelar di Ruang Paripurna Nusantara II. Presiden Jokowi sendiri akan membuka secara resmi acara P20 tersebut pada pukul 13.00 WIB.
Puan berharap pelaksanaan P20 akan membahas isu-isu global. Isu yang akan dibahas, sebut Puan, antara lain terkait ketahanan pangan hingga energi terbarukan.
"Saya harapkan itu nantinya akan membuat parlemen dunia bisa ikut berpartisipasi dalam hal-hal yang sekarang ini menjadi satu isu yang sangat global. Tentu saja yang pertama ketahanan pangan, juga kemudian energi terbarukan dan lain sebagainya," ujar Puan.
Puan, selaku chair dalam event global ini mengungkapkan bahwa P20 berkesempatan untuk mengajak dunia internasional bisa berpartisipasi dan gotong royong dalam membangun bangsa di dunia ini.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar berharap selama pelaksanaan P20 berjalan dengan aman dan lancar. “Untuk jaminan keamanan kami bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara untuk meminta bantuan dalam sisi pengamanan kegiatan ini,” pungkasnya.
Puan berharap pelaksanaan P20 akan membahas isu-isu global. Isu yang akan dibahas, sebut Puan, antara lain terkait ketahanan pangan hingga energi terbarukan.
"Saya harapkan itu nantinya akan membuat parlemen dunia bisa ikut berpartisipasi dalam hal-hal yang sekarang ini menjadi satu isu yang sangat global. Tentu saja yang pertama ketahanan pangan, juga kemudian energi terbarukan dan lain sebagainya," ujar Puan.
Puan, selaku chair dalam event global ini mengungkapkan bahwa P20 berkesempatan untuk mengajak dunia internasional bisa berpartisipasi dan gotong royong dalam membangun bangsa di dunia ini.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar berharap selama pelaksanaan P20 berjalan dengan aman dan lancar. “Untuk jaminan keamanan kami bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara untuk meminta bantuan dalam sisi pengamanan kegiatan ini,” pungkasnya.
Lihat Juga :