Cadangan Devisa RI Menyusut di September 2022, BI Ungkap Sebabnya
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 11:31 WIB
Posisi Cadangan devisa (Cadev) Indonesia pada akhir September 2022 tetap tinggi sebesar USD130,8 miliar, meski menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2022. Foto/Dok
JAKARTA - Posisi Cadangan devisa (Cadev) Indonesia pada akhir September 2022 tetap tinggi sebesar USD130,8 miliar, meski menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2022 sebesar USD132,2 miliar.
Baca Juga: Intip Perbandingan Utang Luar Negeri RI dari Mulai Era Soekarno hingga Jokowi
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyampaikan, bahwa penurunan posisi cadangan devisa pada September 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,9 bulan impor atau 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ungkap Erwin di Jakarta, Jumat (7/10/2022).
Baca Juga: Intip Perbandingan Utang Luar Negeri RI dari Mulai Era Soekarno hingga Jokowi
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyampaikan, bahwa penurunan posisi cadangan devisa pada September 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,9 bulan impor atau 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ungkap Erwin di Jakarta, Jumat (7/10/2022).
Lihat Juga :