Hadiri Pertemuan Para Menkeu dan Menteri Pertanian G20, Ini Agenda Mentan SYL di Amerika

Selasa, 11 Oktober 2022 - 15:07 WIB
Kuntoro mengatakan, JFAMM akan menjadi kesempatan berharga bagi Indonesia untuk berbagi pengalaman terkait bagaimana strategi dan upaya negara ini dalam menekan ancaman krisis pangan.

“Seperti yang sering diutarakan Bapak Menteri Pertanian, Indonesia telah berupaya keras, menyusun strategi untuk mengatasi ancaman krisis pangan, strategi tersebut berupa peningkatan kapasitas produksi, menekan inflasi, menurunkan impor, dan meningkatkan ekspor pangan” jelas Kuntoro di Jakarta.

Selain akan hadir pada kegiatan JFAMM, lanjut Kuntoro, Mentan Syahrul juga akan melakukan bilateral meeting dengan perwakilan Bank Dunia / World Bank. Pertemuan tersebut ditujukan untuk memperkuat kerja sama pengembangan sektor pertanian antara Indonesia dengan Bank Dunia. Tercatat Bank Dunia selama ini telah memberi berbagai dukungan pembangunan sektor pertanian di Indonesia.

“Termasuk kesediaan Bank Dunia melakukan joint assessment terhadap Kinerja KUR pertanian di Indonesia, serta dukungan dalam bentuk penanganan dampak perubahan iklim lainnya,” terang Kuntoro.

Baca Juga: Global Forum AMM G20, Mentan SYL Ajak Dunia Bersatu Atasi Krisis Pangan

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Kuntoro, direncanakan akan ada peluncuran Proyek inisiasi Kementerian Pertanian dan Bank Dunia yang disebut “Agriculture Value Chain Development Project / Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE)”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!